Galaxy Watch Ultra 2: Smartwatch Tangguh dengan Baterai Besar dan Fitur Kesehatan Berbasis AI

Read Time:11 Minute, 26 Second

Galaxy Watch Ultra 2 hadir sebagai jam tangan pintar premium yang di rancang untuk pengguna aktif, pencinta aktivitas luar ruangan, dan orang yang membutuhkan pemantauan kebugaran secara lebih menyeluruh. Samsung tidak sekadar memperbarui tampilan produk ini, tetapi juga meningkatkan kapasitas baterai, kecerahan layar, performa pemrosesan, ketahanan fisik, serta kemampuan pelacakan olahraga ekstrem. Hasilnya adalah sebuah smartwatch yang terasa lebih matang untuk dipakai saat bekerja, berolahraga, bepergian, maupun menjelajahi medan yang menantang.

Samsung secara resmi menuliskan nama perangkat ini sebagai Galaxy Watch Ultra2. Namun, banyak pengguna tetap mencarinya melalui frasa Galaxy Watch Ultra 2, sehingga kedua penyebutan tersebut merujuk pada perangkat yang sama.

Apa Itu Galaxy Watch Ultra 2?

Galaxy Watch Ultra 2 adalah smartwatch flagship Samsung yang di perkenalkan pada acara Galaxy Unpacked tanggal 22 Juli 2026. Perangkat ini menempati posisi tertinggi dalam keluarga Galaxy Watch dan di fokuskan pada performa, ketahanan, pemantauan kesehatan, serta pelacakan olahraga dengan intensitas tinggi.

Samsung membekalinya dengan ukuran tunggal 47 mm, bodi berbahan titanium, layar sangat terang, konektivitas LTE, dan baterai 800 mAh. Perangkat ini juga menjadi Galaxy Watch pertama yang menggunakan platform Qualcomm Snapdragon Wear Elite, sebuah peningkatan penting untuk kecepatan sistem dan ketepatan pelacakan lokasi.

Berbeda dari jam tangan pintar biasa yang lebih berfokus pada notifikasi dan pencatatan langkah, Galaxy Watch Ultra 2 mencoba menjadi perangkat pendamping aktivitas yang lebih lengkap. Pengguna bisa memakainya untuk mencatat latihan, memantau tidur, membaca tren kebugaran, menavigasi rute, hingga mengukur data saat melakukan aktivitas bawah air.

Desain Premium yang Tetap Terlihat Tangguh

Samsung mempertahankan bentuk khas seri Ultra yang menggabungkan layar bundar dengan rangka luar menyerupai kotak membulat. Desain ini memberikan identitas visual yang berbeda sekaligus menyediakan perlindungan tambahan di sekitar layar.

Bodinya menggunakan material titanium yang memberikan kesan premium tanpa menghilangkan karakter kokoh. Perangkat tersebut tersedia dalam pilihan Titanium Silver dan Titanium Gray, meskipun ketersediaan warna dapat berbeda di setiap pasar.

Ukuran 47 mm dengan Profil Lebih Tipis

Galaxy Watch Ultra 2 memiliki dimensi 47,4 x 47,1 x 10,7 mm dengan bobot sekitar 61,5 gram. Ukurannya memang cukup besar, sehingga tampilannya akan terasa menonjol ketika di pasang pada pergelangan tangan.

Walaupun membawa baterai yang lebih besar, ketebalan perangkat berhasil di kurangi sekitar 12 persen di bandingkan generasi sebelumnya. Samsung melakukan penataan ulang komponen internal agar perangkat tetap kuat, tetapi terasa lebih nyaman untuk penggunaan jangka panjang.

Pilihan Tali untuk Aktivitas Berbeda

Samsung menyediakan beberapa jenis tali yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Marine Band dirancang dengan bahan silikon yang ringan dan memiliki sirkulasi udara baik. Trail Band menggunakan material kain yang cocok untuk aktivitas luar ruangan, sedangkan PeakForm Band menggabungkan tampilan elegan dengan karakter atletis.

Struktur rongga udara pada tali di buat lebih ringan dan lembut. Pendekatan ini penting karena jam tangan berukuran besar bisa terasa mengganggu apabila talinya terlalu kaku atau menahan keringat saat di gunakan berolahraga.

Layar Super AMOLED dengan Kecerahan 5.000 Nits

Salah satu daya tarik terbesar Galaxy Watch Ultra 2 berada pada bagian layar. Samsung memasang panel Super AMOLED berukuran 1,52 inci dengan resolusi 498 x 498 piksel. Layar tersebut dilindungi kaca safir dan mendukung fitur Full Color Always On Display.

Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 5.000 nits. Angka ini di rancang untuk menjaga informasi tetap terlihat ketika pengguna berada di bawah sinar matahari yang kuat. Peta, statistik olahraga, notifikasi, detak jantung, dan petunjuk navigasi dapat dibaca tanpa harus terus-menerus menutupi layar menggunakan tangan.

Samsung menjelaskan bahwa angka 5.000 nits merupakan kecerahan puncak terlokalisasi yang dapat di capai dalam kondisi cahaya sekitar yang tinggi. Kecerahan aktual dapat berubah berdasarkan suhu perangkat, lingkungan, dan skenario penggunaan.

Performa Snapdragon Wear Elite yang Lebih Responsif

Galaxy Watch Ultra 2 menggunakan Qualcomm SDW6100 Snapdragon Wear Elite dengan arsitektur penta-core dan proses fabrikasi 3 nanometer. Chip tersebut menangani sistem operasi, aplikasi kebugaran, navigasi, konektivitas, serta pemrosesan data sensor.

Peningkatan prosesor tidak hanya membuat perpindahan menu terasa lebih cepat. Efisiensi chip juga di butuhkan untuk menangani pemantauan kesehatan berkelanjutan tanpa menguras daya secara berlebihan.

Ketepatan GPS turut menjadi perhatian utama. Perangkat menggunakan L1+L5 Dual-Frequency GPS, yang dapat memanfaatkan dua frekuensi untuk meningkatkan akurasi posisi, terutama ketika pengguna berlari di kawasan perkotaan, melewati jalur dengan pepohonan lebat, atau bergerak di area dengan banyak penghalang sinyal.

RAM 2 GB dan Penyimpanan 64 GB

Samsung menyematkan RAM 2 GB dan ruang penyimpanan internal 64 GB. Kapasitas tersebut dapat di gunakan untuk menyimpan aplikasi, data latihan, musik, peta, dan berbagai berkas pendukung lainnya.

Penyimpanan yang luas terasa berguna bagi pengguna yang sering berolahraga tanpa membawa ponsel. Musik atau daftar putar dapat disimpan pada jam tangan, kemudian didengarkan melalui perangkat audio Bluetooth yang kompatibel.

Baterai 800 mAh untuk Aktivitas Lebih Panjang

Baterai menjadi salah satu peningkatan paling menonjol pada Galaxy Watch Ultra 2. Kapasitasnya mencapai 800 mAh, atau sekitar 35 persen lebih besar di bandingkan model Ultra sebelumnya.

Kapasitas besar tersebut memberi ruang lebih luas untuk menjalankan GPS, pemantauan detak jantung, koneksi LTE, pelacakan tidur, dan layar terang. Dalam penggunaan nyata, daya tahan tetap akan di pengaruhi oleh pengaturan layar, kekuatan sinyal, jenis latihan, suhu lingkungan, dan intensitas penggunaan aplikasi.

Perangkat juga mendukung High-Frequency Fast Charging berbasis pengisian nirkabel WPC. Teknologi ini membantu mengurangi waktu yang di butuhkan untuk mengisi daya sebelum pengguna kembali beraktivitas.

Fitur Olahraga Luar Ruangan yang Lebih Serius

Galaxy Watch Ultra 2 bukan hanya perangkat untuk menghitung langkah. Samsung mengembangkan sejumlah fitur yang di tujukan bagi pelari lintas alam, pesepeda, pendaki, perenang, dan pengguna yang mengikuti latihan berintensitas tinggi.

Trail Run Membaca Elevasi dan Perubahan Medan

Fitur Trail Run dapat menampilkan data elevasi, kemajuan pendakian, dampak medan, serta akumulasi jarak naik dan turun. Informasi tersebut membantu pengguna memahami tingkat kesulitan rute dan menyesuaikan kecepatan berdasarkan kondisi jalur.

Saat berlari di jalan datar, kecepatan rata-rata mungkin sudah cukup untuk mengevaluasi performa. Namun, pada jalur perbukitan, perubahan elevasi memberikan pengaruh besar terhadap beban latihan. Karena itu, data ketinggian dan tanjakan dapat menghasilkan gambaran latihan yang lebih relevan.

Galaxy Watch Ultra 2 juga menghadirkan panduan hidrasi melalui Nutrition Alert. Sistem memperkirakan kehilangan keringat berdasarkan berat badan, kemudian memberikan saran mengenai waktu dan jumlah cairan yang perlu di konsumsi selama aktivitas tertentu. Fitur ini harus diaktifkan melalui pengaturan latihan dan hanya tersedia untuk jenis aktivitas yang didukung.

Kemampuan Menyelam dengan Sertifikasi EN13319

Galaxy Watch Ultra 2 telah mendapatkan sertifikasi EN13319, standar yang di gunakan untuk perangkat pengukur kedalaman dan waktu menyelam. Ketika mode yang diperlukan telah diaktifkan, jam tangan dapat mencatat kedalaman, durasi penyelaman, dan temperatur air secara otomatis.

Samsung juga bekerja sama dengan produsen peralatan selam Mares untuk mengembangkan aplikasi Ultra2 Diving. Fitur lanjutannya di rancang untuk menampilkan kecepatan naik dan turun serta batas keselamatan selama penyelaman.

Meski memiliki kemampuan bawah air, pengguna tetap perlu mengikuti petunjuk penggunaan. Ketahanan terhadap air dapat berkurang seiring waktu, dan perangkat sebaiknya di bilas menggunakan air tawar setelah terkena air laut.

Ketahanan 10ATM, IP69K, dan MIL-STD-810H

Galaxy Watch Ultra 2 membawa sertifikasi ketahanan yang cukup lengkap. Peringkat 10ATM menunjukkan ketahanan terhadap tekanan air yang setara dengan kedalaman tertentu dalam kondisi pengujian laboratorium. Sementara itu, IP69K menunjukkan perlindungan terhadap debu dan semprotan air bertekanan tinggi dalam kondisi pengujian yang di tentukan.

Perangkat ini juga mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H, yang mencakup pengujian terhadap suhu, ketinggian, kelembapan, getaran, debu, dan benturan. Samsung menyebut perangkat dapat beroperasi pada rentang suhu sekitar -20 hingga 55 derajat Celsius saat dikenakan, meskipun performa aktual tetap dipengaruhi lingkungan.

Sertifikasi tersebut bukan berarti jam tangan tidak mungkin rusak. Benturan keras, penggunaan di luar batas yang disarankan, air laut yang tidak dibersihkan, atau kerusakan fisik pada segel tetap dapat memengaruhi daya tahan perangkat.

Pemantauan Kesehatan Berbasis Galaxy AI

Samsung menggunakan BioActive Sensor untuk mengumpulkan berbagai data biometrik. Sensor tersebut menggabungkan sensor optik, sinyal listrik jantung, serta analisis impedansi bioelektrik. Perangkat juga dilengkapi sensor suhu, akselerometer, barometer, giroskop, sensor geomagnetik, dan sensor cahaya.

Data yang dikumpulkan kemudian diolah melalui Samsung Health. Tujuannya bukan hanya menampilkan angka, tetapi juga membantu pengguna membaca pola aktivitas, tidur, kebugaran, dan pemulihan tubuh.

Sleep Apnea dan Vitals

Fitur Sleep Apnea menganalisis gangguan pernapasan selama tidur untuk membantu mengidentifikasi tanda yang berkaitan dengan apnea tidur tingkat sedang hingga berat. Ketersediaannya dapat berbeda berdasarkan negara, perangkat pendamping, dan ketentuan regulator.

Sementara itu, fitur Vitals membangun nilai dasar pribadi berdasarkan data tidur. Sistem menganalisis detak jantung, variabilitas detak jantung, laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen darah. Setelah nilai dasar terbentuk, pengguna dapat menerima informasi ketika terjadi perubahan yang cukup berarti.

Fitur kesehatan pada jam tangan ini tidak dirancang untuk menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau perawatan dari tenaga medis. Data yang dihasilkan sebaiknya digunakan sebagai referensi untuk memahami kebiasaan dan tren tubuh.

Heart Health Score dan Daily Cardio Load

Heart Health Score menyederhanakan beberapa indikator kebugaran kardiovaskular ke dalam satu skor yang mudah di baca. Perhitungannya dapat mempertimbangkan tingkat aktivitas, kualitas tidur, komposisi tubuh, dan tren stres.

Adapun Daily Cardio Load membantu mengevaluasi beban latihan harian. Fitur ini dapat memberikan gambaran apakah tubuh memperoleh latihan yang terlalu ringan, seimbang, atau terlalu berat di bandingkan pola sebelumnya.

Pengguna yang konsisten mencatat aktivitas akan memperoleh informasi yang lebih berguna daripada pengguna yang hanya memakai jam tangan sesekali. Beberapa fitur membutuhkan data selama beberapa hari atau minggu untuk membangun nilai dasar yang lebih personal.

Fitness Index untuk Target yang Lebih Personal

Fitur Fitness Index menggabungkan riwayat latihan dan data komposisi tubuh untuk menilai kondisi kebugaran. Sistem kemudian membantu pengguna menetapkan sasaran yang lebih sesuai dengan kemampuan aktual.

Pendekatan ini lebih masuk akal daripada memberikan target seragam kepada semua orang. Seseorang yang baru mulai berolahraga tentu membutuhkan sasaran berbeda dari pelari berpengalaman atau pengguna yang melakukan latihan intensif setiap hari.

Wear OS 7 dan One UI 9 Watch

Galaxy Watch Ultra 2 menjalankan Wear OS 7 Powered by Samsung dengan antarmuka One UI 9 Watch. Kombinasi tersebut menawarkan akses ke aplikasi, notifikasi, kontrol musik, navigasi, pembayaran NFC, balasan pesan, serta integrasi dengan layanan Google dan Samsung.

Antarmukanya di rancang agar informasi penting dapat di baca dalam waktu singkat. Pengguna tidak harus membuka banyak menu untuk melihat ringkasan aktivitas, jadwal, cuaca, detak jantung, atau status latihan.

Kehadiran LTE membuat jam tangan bisa menjalankan fungsi komunikasi tertentu tanpa harus selalu berada dekat ponsel. Namun, dukungan jaringan, aktivasi eSIM, dan paket seluler tetap bergantung pada operator di masing-masing wilayah.

Konektivitas Lengkap untuk Penggunaan Harian

Galaxy Watch Ultra 2 mendukung LTE, Bluetooth 6.0, Wi-Fi 2,4 GHz dan 5 GHz, NFC, serta GPS dual-frequency. Kombinasi koneksi ini membuatnya dapat di gunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari menerima notifikasi hingga merekam rute secara mandiri.

Perangkat membutuhkan ponsel Android 13 atau versi lebih baru dengan RAM lebih dari 1,5 GB untuk proses aktivasi. Ponsel tersebut juga harus mendukung Google Mobile Services. Kompatibilitas dan fungsi tertentu dapat berbeda berdasarkan merek ponsel, negara, operator, serta aplikasi yang di gunakan.

Perbedaan Galaxy Watch Ultra 2 dari Generasi Sebelumnya

Peningkatan Galaxy Watch Ultra 2 tidak hanya terdapat pada satu bagian. Baterainya bertambah menjadi 800 mAh, bodinya dibuat sekitar 12 persen lebih tipis, layar mencapai kecerahan puncak 5.000 nits, dan prosesor beralih ke Snapdragon Wear Elite.

Fitur Trail Run memberikan data medan yang lebih terperinci, sedangkan kemampuan menyelam membawa perangkat ini ke kategori penggunaan yang lebih khusus. Tali yang lebih ringan juga mencoba menjawab salah satu tantangan utama jam tangan berukuran besar, yaitu kenyamanan saat di pakai sepanjang hari.

Dengan demikian, generasi baru ini terasa lebih dari sekadar penyegaran warna atau peningkatan kapasitas penyimpanan. Samsung mengubah komponen utama yang berpengaruh langsung terhadap pengalaman penggunaan.

Kelebihan Galaxy Watch Ultra 2

Beberapa keunggulan yang paling menonjol meliputi:

  • Baterai besar 800 mAh untuk mendukung penggunaan aktif.
  • Layar Super AMOLED dengan kecerahan hingga 5.000 nits.
  • Prosesor Snapdragon Wear Elite dengan fabrikasi 3 nm.
  • Penyimpanan internal 64 GB.
  • GPS dual-frequency untuk pelacakan rute yang lebih presisi.
  • Bodinya sekitar 12 persen lebih tipis daripada generasi sebelumnya.
  • Fitur Trail Run dan panduan hidrasi.
  • Kemampuan menyelam dengan sertifikasi EN13319.
  • Ketahanan 10ATM, IP69K, dan MIL-STD-810H.
  • Pemantauan kesehatan terintegrasi melalui Samsung Health.

Hal yang Perlu Di pertimbangkan Sebelum Membeli

Galaxy Watch Ultra 2 memiliki bodi 47 mm dan bobot sekitar 61,5 gram. Ukuran tersebut mungkin terasa terlalu besar bagi pengguna dengan pergelangan tangan kecil atau orang yang lebih menyukai jam tangan minimalis.

Sebagian fitur kesehatan juga bergantung pada negara, ponsel yang di pasangkan, versi aplikasi, dan persetujuan regulator. Kemampuan LTE membutuhkan dukungan operator, sedangkan beberapa fitur olahraga membutuhkan pengaturan khusus sebelum dapat di gunakan.

Pengguna iPhone bukan sasaran utama perangkat ini karena aktivasi mensyaratkan ponsel Android yang kompatibel. Oleh sebab itu, kecocokan ekosistem perlu diperiksa sebelum melakukan pembelian.

Siapa yang Cocok Menggunakan Galaxy Watch Ultra 2?

Perangkat ini paling sesuai bagi pengguna yang rutin berlari, bersepeda, mendaki, berenang, atau mengikuti latihan kebugaran secara terstruktur. Daya tahan fisik dan GPS dual-frequency juga menjadikannya menarik untuk orang yang sering beraktivitas di luar ruangan.

Galaxy Watch Ultra 2 juga dapat di pertimbangkan oleh pengguna ekosistem Samsung yang menginginkan jam tangan premium dengan konektivitas lengkap. Integrasi Samsung Health, ponsel Galaxy, LTE, NFC, dan layanan berbasis Wear OS membuat pengalaman pengguna terasa lebih terpadu.

Sebaliknya, pengguna yang hanya memerlukan notifikasi dasar, penghitung langkah, dan pelacakan tidur sederhana mungkin tidak membutuhkan seluruh kemampuan seri Ultra. Model Galaxy Watch standar dapat terasa lebih ringan dan praktis untuk kebutuhan tersebut.

Kesimpulan

Galaxy Watch Ultra 2 menawarkan kombinasi menarik antara desain titanium, baterai 800 mAh, layar 5.000 nits, Snapdragon Wear Elite, GPS dual-frequency, serta fitur kesehatan berbasis AI. Peningkatan pada ketebalan bodi, kenyamanan tali, pelacakan trail running, dan kemampuan menyelam membuatnya lebih siap di gunakan dalam situasi yang beragam. Bagi pengguna Android yang menginginkan jam tangan premium untuk mendukung latihan serius, aktivitas luar ruangan, dan pemantauan kebugaran sehari-hari, Galaxy Watch Ultra 2 menjadi salah satu perangkat wearable paling lengkap di kelasnya.

Baca juga : Nikon D780 Hadir sebagai Kamera Full Frame Andal untuk Kebutuhan Kreatif

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Nikon D780 Hadir sebagai Kamera Full Frame Andal untuk Kebutuhan Kreatif