Infinix XPAD 30 Pro Resmi Hadir dengan Layar 2.5K, Helio G200 Ultimate, dan Fitur AI Canggih

Read Time:11 Minute, 0 Second

Infinix XPAD 30 Pro Resmi Hadir dengan Layar 2.5K, Helio G200 Ultimate, dan Fitur AI Canggih menjadi kabar menarik di tengah persaingan tablet yang semakin ramai. Infinix resmi memperkenalkan tablet terbarunya secara global pada 8 September 2026 dengan fokus pada kebutuhan mahasiswa, profesional muda, hiburan, produktivitas, hingga aktivitas belajar berbasis digital. Perangkat ini membawa layar 11 inci beresolusi 2.5K, chipset MediaTek Helio G200 Ultimate, sistem operasi XOS 16, baterai besar, serta sederet teknologi artificial intelligence yang dirancang untuk membuat berbagai aktivitas terasa lebih praktis.

Alih-alih sekadar menawarkan layar besar, Infinix membangun XPAD 30 Pro sebagai perangkat serbaguna yang dapat digunakan untuk membaca materi, membuat catatan, mengerjakan dokumen, melakukan pencarian informasi, menonton film, sampai menikmati gim. Pendekatan tersebut membuat tablet ini menarik untuk pengguna yang menginginkan satu perangkat portabel untuk menangani banyak kebutuhan sehari-hari.

Infinix XPAD 30 Pro Resmi Hadir dengan Layar 2.5K, Helio G200 Ultimate, dan Fitur AI Canggih

Infinix tampaknya semakin serius mengembangkan lini tablet. XPAD 30 Pro tidak hanya mendapat peningkatan pada spesifikasi perangkat keras, tetapi juga membawa integrasi perangkat lunak dan AI yang lebih dalam.

Infinix menempatkan tablet ini sebagai perangkat yang cocok untuk generasi muda dengan mobilitas tinggi. Karena itu, perusahaan memadukan desain relatif tipis, layar beresolusi tinggi, konektivitas seluler, kapasitas penyimpanan besar, serta aksesori produktivitas seperti X Pencil 20 dan X KeyBoard 11.

Konsep tersebut membuat XPAD 30 Pro dapat berfungsi lebih luas daripada sekadar perangkat untuk mengonsumsi konten.

Layar 11 Inci 2.5K Menjadi Salah Satu Daya Tarik Utama

Bagian yang langsung mencuri perhatian adalah layarnya. Infinix XPAD 30 Pro menggunakan panel berukuran 11 inci dengan resolusi 2.5K. Infinix menyebut rasio layar terhadap bodinya mencapai sekitar 85 persen sehingga area visual terasa luas tanpa membuat keseluruhan perangkat menjadi terlalu besar.

Resolusi tinggi memberikan keuntungan ketika pengguna membaca teks berukuran kecil, melihat gambar, membuka dokumen PDF, menonton film, atau menggunakan dua aplikasi secara bersamaan.

Layar tersebut juga memiliki tingkat kecerahan hingga 550 nit. Angka tersebut membuat konten tetap cukup jelas dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Teknologi Eye-Care untuk Penggunaan Lebih Lama

Tablet sering digunakan dalam durasi panjang, terutama oleh pelajar dan pekerja. Karena alasan tersebut, kenyamanan mata menjadi aspek penting.

XPAD 30 Pro memperoleh sertifikasi TÜV Rheinland Hardware-Level Low Blue Light dan Flicker-Free. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi paparan cahaya biru tertentu dan efek kedipan layar yang dapat mengganggu kenyamanan ketika perangkat digunakan dalam waktu lama.

Pengguna yang sering membaca e-book, menyusun dokumen, mengikuti kelas daring, atau menonton serial dapat memperoleh manfaat dari pendekatan tersebut.

MediaTek Helio G200 Ultimate Menjadi Mesin Utama

Di balik bodinya, Infinix mempercayakan urusan performa kepada MediaTek Helio G200 Ultimate. Chip tersebut dibuat menggunakan proses fabrikasi 6nm dan dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan tablet sehari-hari secara efisien.

Pengguna dapat menjalankan berbagai aplikasi, berpindah antara halaman web, membuka dokumen, memutar video, hingga memainkan gim tanpa harus bergantung pada perangkat kelas premium.

Penggunaan proses fabrikasi 6nm juga membantu chipset menjaga keseimbangan antara kinerja dan konsumsi daya. Hal tersebut menjadi penting pada tablet karena ukuran layar yang besar membutuhkan suplai energi lebih banyak dibandingkan smartphone pada umumnya.

Multitasking Menjadi Bagian Penting dari Pengalaman XPAD 30 Pro

Tablet modern sering digunakan untuk menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Pengguna mungkin membuka browser sambil menulis catatan, mengikuti video pembelajaran sembari membaca PDF, atau membalas pesan ketika sedang mengerjakan dokumen.

Infinix mendukung skenario tersebut melalui sistem XOS dan fitur seperti Split Screen. Pengguna dapat menampilkan dua aktivitas pada satu layar sehingga tidak perlu terus-menerus berpindah aplikasi.

Kombinasi layar 11 inci dan resolusi tinggi membuat fitur multitasking terasa lebih relevan karena setiap aplikasi tetap memperoleh area tampilan yang cukup luas.

Fitur AI Membuat Aktivitas Belajar Semakin Praktis

Salah satu pembeda terbesar XPAD 30 Pro terletak pada kemampuan AI. Infinix mengintegrasikan sejumlah fitur kecerdasan buatan yang diarahkan untuk mendukung proses belajar dan produktivitas.

Salah satunya adalah AI Snap for Answers. Fitur ini dapat mengenali pertanyaan dari materi atau tugas, kemudian membantu menghasilkan penjelasan secara bertahap. Ada pula AI Screen Recognition yang dikombinasikan dengan Circle to Search, sehingga pengguna dapat mencari informasi mengenai konten di layar dengan melingkari objek atau bagian yang ingin diketahui.

Pendekatan tersebut mengurangi kebutuhan untuk menyalin teks secara manual atau membuka aplikasi lain ketika pengguna membutuhkan informasi tambahan.

AI Notes Menggabungkan Menulis, Menggambar, dan Pengenalan Konten

Infinix juga menghadirkan AI Notes yang menggabungkan AI Writing, AI Art, serta AI Screen Recognition.

Ketika digunakan bersama stylus, sistem dapat membantu mengembangkan catatan tulisan tangan, mengolah sketsa menjadi ilustrasi, hingga memasukkan konten yang dikenali langsung ke dalam catatan.

Bagi mahasiswa, fungsi semacam ini dapat berguna ketika mencatat materi kuliah. Sementara bagi pengguna kreatif, kemampuan mengolah sketsa memberikan ruang tambahan untuk menuangkan ide tanpa harus selalu menggunakan laptop.

Translation Assistant dan AI Scan to Document

Fitur AI tidak berhenti pada pencatatan. Translation Assistant membantu menerjemahkan teks yang muncul di layar, sehingga pengguna dapat memahami materi dalam bahasa berbeda dengan lebih cepat.

Kemudian tersedia AI Scan to Document yang memungkinkan dokumen fisik diubah menjadi dokumen digital beresolusi tinggi. Fitur ini dapat berguna untuk memindai catatan, formulir, lembar materi, maupun dokumen lain tanpa membutuhkan pemindai khusus.

X Pencil 20 Mengubah Tablet Menjadi Buku Catatan Digital

Untuk mendukung pengalaman paperless, Infinix menyediakan kompatibilitas dengan X Pencil 20.

Stylus tersebut memiliki sejumlah kemampuan penting seperti latensi rendah, palm rejection, lift-to-wake, serta fungsi penghapus. Kombinasi tersebut memungkinkan pengguna menulis dan menggambar dengan pengalaman yang lebih natural.

Palm rejection menjadi fitur penting karena sistem dapat membedakan sentuhan tangan dengan input stylus. Pengguna dapat meletakkan telapak tangan di layar ketika menulis tanpa terlalu khawatir menghasilkan sentuhan yang tidak disengaja.

X KeyBoard 11 Membawa Pengalaman Lebih Dekat ke Laptop

Jika stylus membuat XPAD 30 Pro terasa seperti buku catatan digital, X KeyBoard 11 mengarahkannya menjadi perangkat produktivitas yang lebih mirip laptop.

Keyboard tersebut menawarkan daya tahan hingga sekitar 3.000 jam atau kurang lebih 43 hari, menurut klaim Infinix. Tersedia pula tombol khusus untuk mengakses AI Assistant dan fitur Voice-to-Text.

Infinix turut memasang WPS Office secara bawaan sehingga pengguna dapat mengerjakan dokumen, spreadsheet, maupun presentasi langsung dari tablet.

Ekosistem Antarperangkat Mempermudah Pekerjaan

Fitur menarik lainnya berada pada kemampuan konektivitas antarperangkat. XPAD 30 Pro mendukung sistem yang dapat menghubungkan smartphone, tablet, dan laptop dalam satu alur kerja.

Desktop Expansion memungkinkan tablet dimanfaatkan sebagai layar kedua. Ada pula Three-Screen Workflow dan Cross-device Collaboration untuk membantu proses pemindahan file, penggunaan shared clipboard, hingga drag-and-drop antarperangkat.

Fitur semacam ini terasa relevan bagi pengguna yang sudah terbiasa bekerja menggunakan beberapa perangkat sekaligus.

Bayangkan pengguna sedang mengolah dokumen di laptop, membaca referensi melalui tablet, lalu memindahkan foto dari smartphone. Ekosistem terintegrasi dapat memangkas sejumlah tahapan yang sebelumnya membutuhkan pengiriman file secara manual.

DTS 3D Membuat Pengalaman Multimedia Lebih Imersif

Tablet dengan layar besar biasanya juga digunakan sebagai perangkat hiburan. Infinix melengkapi XPAD 30 Pro dengan teknologi DTS 3D Surround Sound.

Sistem audio tersebut dirancang untuk menghasilkan pengalaman suara yang terasa lebih luas ketika pengguna menonton film, mendengarkan musik, bermain gim, maupun mengikuti konferensi video.

Kombinasi layar 2.5K dan audio DTS membuat aspek multimedia menjadi salah satu kekuatan perangkat ini.

Fitur Gaming Mendapat Perhatian Khusus

Walaupun tidak diposisikan sebagai tablet gaming murni, XPAD 30 Pro membawa beberapa fitur yang berorientasi pada permainan.

Infinix menyediakan Esports Mode yang dapat mengurangi gangguan, mengoptimalkan respons sentuhan, mengelola proses di latar belakang, serta membantu menjaga performa jaringan ketika bermain.

Ada pula AI Magic Voice Changer dengan 25 pilihan efek suara yang dapat menambah unsur hiburan ketika pengguna berkomunikasi dalam gim.

All-Scenario Bypass Charging Membantu Mengendalikan Panas

Fitur yang cukup menarik adalah All-Scenario Bypass Charging.

Teknologi bypass charging memungkinkan daya dari charger digunakan untuk mendukung perangkat tanpa selalu mengandalkan proses pengisian baterai secara konvensional dalam kondisi tertentu. Tujuannya adalah membantu mengurangi panas sekaligus menjaga kesehatan baterai ketika tablet digunakan dalam sesi yang panjang.

Infinix juga menghadirkan teknologi Wet Touch agar respons layar tetap terjaga ketika jari pengguna berada dalam kondisi sedikit basah.

Baterai 8.200mAh untuk Aktivitas Seharian

XPAD 30 Pro membawa baterai berkapasitas 8.200mAh. Kapasitas tersebut memberikan ruang cukup besar untuk aktivitas seperti membaca, belajar daring, streaming, bekerja, maupun hiburan.

Untuk pengisian daya, tablet mendukung teknologi 18W fast charging.

Kapasitas baterai besar menjadi faktor penting pada perangkat dengan layar 11 inci. Semakin besar panel yang digunakan, semakin penting pula kemampuan perangkat mengelola konsumsi energi secara efisien.

Kombinasi chipset 6nm, sistem manajemen daya XOS, baterai 8.200mAh, dan bypass charging memperlihatkan bahwa Infinix tidak hanya mengejar performa tinggi, tetapi juga mempertimbangkan penggunaan dalam durasi panjang.

Konektivitas 4G Membuat Tablet Lebih Fleksibel

XPAD 30 Pro tidak sepenuhnya bergantung pada Wi-Fi. Infinix menyediakan dukungan 4G melalui kartu SIM, sehingga pengguna dapat mengakses jaringan seluler ketika berada di luar rumah, kampus, maupun kantor.

Fitur tersebut sangat berguna bagi pengguna yang sering berpindah tempat.

Mahasiswa dapat mengakses materi ketika bepergian, sedangkan pekerja dapat mengecek dokumen atau berkomunikasi tanpa harus mencari jaringan Wi-Fi publik terlebih dahulu.

Penyimpanan hingga 256GB dan microSD hingga 2TB

Dalam urusan penyimpanan, Infinix menyediakan kapasitas internal hingga 256GB. Pengguna yang membutuhkan ruang lebih besar dapat memanfaatkan kartu microSD dengan kapasitas hingga 2TB.

Kapasitas tersebut memberikan fleksibilitas untuk menyimpan ribuan dokumen, video pembelajaran, foto, file pekerjaan, maupun konten multimedia.

XPAD 30 Pro juga menawarkan Extended RAM hingga 16GB. Perlu dicatat bahwa Extended RAM memanfaatkan penyimpanan sebagai memori virtual dan tidak sama dengan kapasitas RAM fisik.

Fitur AI Tertentu Membutuhkan Minimal RAM Fisik 6GB

Infinix memberikan catatan penting mengenai ketersediaan sejumlah fitur. Kemampuan AI tingkat lanjut, konektivitas lintasperangkat, dan optimasi gaming tertentu memerlukan minimal RAM fisik 6GB.

Varian dengan RAM fisik 4GB tidak mendapatkan seluruh kemampuan tersebut, sementara Extended RAM tidak di hitung sebagai pengganti persyaratan RAM fisik. Ketersediaan fitur juga dapat berbeda menurut wilayah dan konfigurasi produk.

Informasi tersebut perlu diperhatikan sebelum menentukan varian XPAD 30 Pro yang akan di pilih.

XOS 16 Membawa Tampilan Lebih Modern

Tablet ini menjalankan XOS 16, sistem antarmuka terbaru Infinix yang mendapatkan sejumlah peningkatan pada desain dan pengelolaan sumber daya.

XOS 16 tidak hanya menjadi lapisan visual, tetapi juga berperan dalam menghubungkan berbagai fitur AI, multitasking, produktivitas, hingga kolaborasi antarperangkat.

Infinix mengoptimalkan stabilitas sistem agar pengalaman penggunaan tetap lancar ketika pengguna berpindah aplikasi atau menjalankan beberapa aktivitas sekaligus.

Desain Tipis 6,6mm dengan Bobot 476 Gram

Meski membawa baterai besar dan layar 11 inci, XPAD 30 Pro memiliki ketebalan sekitar 6,6mm dan bobot 476 gram. Dimensi tersebut membuat tablet relatif mudah di masukkan ke tas untuk mendukung aktivitas mobile.

Infinix menggunakan konsep kamera Geometric Cloud Window pada bagian belakang. Bahasa desainnya memanfaatkan elemen geometris yang mengambil inspirasi dari gaya Bauhaus dan Mondrian.

Antena juga di sembunyikan di dalam konstruksi bodi agar desain belakang berbahan logam tetap terlihat bersih.

Tiga Pilihan Warna dengan Karakter Berbeda

Infinix menawarkan XPAD 30 Pro dalam tiga warna:

  • Twilight Purple
  • Anthracite Grey
  • Titanium Silver

Tablet tersebut di klaim telah melewati lebih dari 45 pengujian keandalan yang mencakup kondisi suhu ekstrem, benturan, jatuh, hingga tekanan tekukan.

Desain XPAD 30 Pro juga memperoleh pengakuan dalam 2026 European Product Design Award, memperkuat fokus Infinix dalam menggabungkan estetika dengan fungsi pada perangkat terbarunya.

Harga Infinix XPAD 30 Pro Mulai US$196 Secara Global

Saat peluncuran global pada 8 September 2026, Infinix mengumumkan XPAD 30 Pro dengan harga mulai dari US$196. Tablet ini mulai tersedia melalui situs dan kanal daring resmi Infinix di sejumlah pasar.

Namun, konfigurasi, harga, pilihan RAM, aksesori, fitur, dan waktu ketersediaan dapat berbeda di setiap negara. Karena itu, harga global tersebut tidak otomatis menjadi harga resmi XPAD 30 Pro di Indonesia.

Pendekatan harga ini tetap menarik karena Infinix mencoba memberikan kombinasi layar beresolusi tinggi, chipset kelas menengah, baterai besar, konektivitas 4G, AI, serta dukungan stylus dan keyboard dalam satu produk.

Siapa yang Cocok Menggunakan Infinix XPAD 30 Pro?

Karakter XPAD 30 Pro membuatnya cocok untuk beberapa kelompok pengguna. Mahasiswa dapat memanfaatkan layar besar, stylus, AI Notes, Split Screen, dan aplikasi produktivitas untuk belajar. Pekerja muda dapat menggunakan keyboard, WPS Office, konektivitas lintasperangkat, dan 4G untuk menyelesaikan pekerjaan ringan.

Pengguna yang lebih banyak mencari hiburan juga mendapatkan layar 2.5K, DTS 3D, baterai besar, dan sejumlah optimasi gaming.

Infinix pada akhirnya tidak mencoba menjadikan XPAD 30 Pro sebagai pengganti laptop kelas berat. Perangkat ini lebih tepat dipandang sebagai tablet fleksibel yang mampu berpindah peran dari perangkat belajar menjadi pusat hiburan dan alat produktivitas portable.

Kesimpulan: Tablet Serbaguna dengan AI sebagai Nilai Tambah

XPAD 30 Pro menunjukkan bagaimana tablet kelas menengah mulai berkembang melampaui spesifikasi dasar. MediaTek Helio G200 Ultimate memberikan fondasi performa, layar 11 inci 2.5K menawarkan ruang kerja luas, baterai 8.200mAh mendukung mobilitas, sementara XOS 16 dan berbagai kemampuan AI memperluas cara pengguna memanfaatkan perangkat.

Dukungan X Pencil 20 dan X KeyBoard 11 juga menjadi nilai tambah karena pengguna dapat mengubah tablet dari perangkat hiburan menjadi alat pencatat dan produktivitas sesuai kebutuhan. Di sisi lain, konektivitas 4G, penyimpanan hingga 256GB, microSD sampai 2TB, DTS 3D, dan bypass charging membuat paket yang ditawarkan terasa semakin lengkap.

Dengan pendekatan yang menggabungkan belajar, bekerja, kreativitas, konektivitas, dan hiburan dalam satu perangkat, Infinix XPAD 30 Pro Resmi Hadir dengan Layar 2.5K, Helio G200 Ultimate, dan Fitur AI Canggih menjadi salah satu langkah paling menarik Infinix dalam memperkuat posisinya di pasar tablet pintar generasi terbaru.

Baca juga : Samsung Galaxy Tab A11: Tablet Ringkas yang Menarik untuk Hiburan, Belajar, dan Aktivitas Harian

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post JBL TOUR ONE M3
Next post Sony ULT Field