DJI Agras T100 Menawarkan Teknologi Cerdas untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan

Read Time:13 Minute, 12 Second

DJI Agras T100 Menawarkan Teknologi Cerdas untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan melalui kombinasi daya angkut besar, sistem penyemprotan presisi, fitur penyebaran material, kemampuan mengangkat muatan, dan teknologi keselamatan yang semakin pintar. Drone pertanian ini tidak hanya dirancang untuk mempercepat pekerjaan di lahan luas, tetapi juga membantu pelaku agribisnis mengelola air, pupuk, tenaga kerja, serta waktu operasional secara lebih terukur.

DJI memperkenalkan Agras T100 secara global pada 15 Juli 2025 sebagai salah satu drone pertanian generasi terbarunya. Produk ini di kembangkan untuk kebutuhan perkebunan dan pertanian komersial berskala besar, terutama ketika metode kerja konvensional mulai kesulitan mengejar luas lahan, jadwal aplikasi, serta tuntutan efisiensi. DJI membekalinya dengan kapasitas penyemprotan hingga 100 liter, tangki penyebaran 150 liter, dan kemampuan mengangkat muatan sampai 100 kilogram.

DJI Agras T100 Menawarkan Teknologi Cerdas untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan

Pertanian berkelanjutan bukan sekadar mengganti alat manual dengan mesin modern. Konsep ini berkaitan dengan bagaimana petani dapat menghasilkan panen secara produktif tanpa menggunakan air, bahan pertanian, energi, dan tenaga kerja secara berlebihan.

Di sinilah DJI Agras T100 menunjukkan perannya. Drone ini memungkinkan operator menjalankan aplikasi berdasarkan rute yang telah di rencanakan, mengatur volume cairan, menyesuaikan ukuran butiran semprotan, serta menjaga pola penerbangan agar lebih konsisten.

Penggunaan drone memang tidak otomatis membuat seluruh kegiatan pertanian menjadi ramah lingkungan. Namun, teknologi presisi dapat membantu mengurangi aplikasi berulang, tumpang tindih jalur, dan penyebaran material ke area yang tidak di butuhkan. Hasil akhirnya sangat bergantung pada pemetaan lahan, pengaturan dosis, kondisi cuaca, jenis tanaman, dan kemampuan operator.

Drone Pertanian untuk Pekerjaan Berskala Besar

DJI Agras T100 bukan drone ringkas yang dirancang untuk di bawa seorang diri dengan mudah. Perangkat ini merupakan mesin udara berukuran besar untuk pekerjaan berat di area pertanian komersial.

Ketika lengan dan baling-baling dibuka, dimensinya mencapai sekitar 3.220 × 3.224 × 975 milimeter. Setelah lengan dan baling-baling dilipat, ukurannya menjadi sekitar 1.105 × 1.265 × 975 milimeter. Bobot dan ukurannya membuat proses pengangkutan, penyiapan, pengisian material, serta pengamanan area lepas landas perlu di rencanakan dengan baik.

Ukuran tersebut sejalan dengan kapasitas kerjanya. T100 memiliki bobot lepas landas maksimum hingga 175 kilogram untuk konfigurasi penyemprotan standar dan penyebaran material. Sementara itu, konfigurasi pengangkatan memiliki bobot lepas landas maksimum yang berbeda, bergantung pada modul dan sistem baterai yang di gunakan.

Kapasitas Penyemprotan Mencapai 100 Liter

Salah satu daya tarik utama DJI Agras T100 adalah tangki penyemprot berbahan high-density polyethylene atau HDPE dengan volume 100 liter dan kapasitas operasional hingga 100 kilogram. Kapasitas ini memungkinkan operator membawa cairan dalam jumlah besar pada satu siklus penerbangan.

Manfaatnya terasa pada area yang luas. Operator dapat mengurangi frekuensi pengisian ulang dibandingkan penggunaan drone berkapasitas lebih kecil. Waktu yang biasanya habis untuk mendarat, mengisi tangki, memeriksa sistem, dan kembali terbang dapat di tekan.

Namun, kapasitas besar harus tetap disesuaikan dengan kondisi lapangan. Beban aktual, ketinggian lokasi, suhu, angin, jenis larutan, dan rute penerbangan dapat memengaruhi performa. Operator juga perlu mengikuti rekomendasi muatan yang muncul pada sistem, bukan sekadar mengisi tangki sampai batas maksimal.

Debit Tinggi untuk Mempercepat Aplikasi

Dalam konfigurasi standar dengan dua sprinkler, sistem penyemprotan T100 menawarkan debit maksimum 30 liter per menit. Pengguna dapat memilih konfigurasi empat sprinkler untuk meningkatkan debit maksimum menjadi 40 liter per menit. Lebar semprotan efektifnya berada pada rentang sekitar 5 sampai 13 meter, tergantung kondisi dan pengaturan operasi.

Debit tinggi memberikan keuntungan ketika tanaman membutuhkan volume aplikasi yang relatif besar. Akan tetapi, kecepatan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Operator harus menyeimbangkan debit, kecepatan terbang, ketinggian, lebar jalur, ukuran butiran cairan, serta dosis per hektare.

Ukuran Droplet Dapat Disesuaikan

DJI mencantumkan rentang ukuran droplet sekitar 50 sampai 500 mikrometer pada sistem penyemprotan Agras T100. Rentang ini memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan karakter semprotan dengan sasaran aplikasi.

Butiran yang lebih halus dapat meningkatkan cakupan pada permukaan tertentu, tetapi lebih mudah terbawa angin. Sebaliknya, butiran yang lebih besar cenderung lebih tahan terhadap pergeseran arah, meskipun pola penutupannya dapat berbeda. Karena itu, operator perlu mempertimbangkan cuaca, struktur tanaman, jenis bahan, dan rekomendasi agronomis sebelum memilih pengaturan.

Spreading System 4.0 untuk Beragam Material

Selain menyemprot cairan, DJI Agras T100 dapat di pasangkan dengan Spreading System 4.0. Sistem ini memiliki tangki berkapasitas 150 liter dan muatan operasional maksimum hingga 100 kilogram. Mekanismenya menggunakan cakram sentrifugal dengan screw feeder untuk mengatur keluarnya material.

DJI menyebutkan debit penyebaran maksimum hingga 400 kilogram per menit ketika di gunakan untuk pupuk majemuk dalam kondisi pengujian yang sesuai. Lebar penyebaran efektif berada pada kisaran 3 sampai 10 meter.

Angka maksimum tersebut tidak berarti setiap material akan keluar dengan kecepatan yang sama. Ukuran, berat, bentuk, tingkat kelembapan, dan karakter permukaan butiran akan memengaruhi aliran. Oleh sebab itu, kalibrasi tetap menjadi bagian penting sebelum drone bekerja pada area produksi.

Sistem Auger yang Dapat Disesuaikan

T100 mendukung beberapa konfigurasi auger atau ulir pengumpan untuk karakter material yang berbeda. Konfigurasi ekstra besar mendukung granula sekitar 0,5 sampai 10 milimeter, sedangkan opsi lainnya di rancang untuk material seperti beras, pupuk, biji rapa, herbisida granular, atau insektisida granular.

Fleksibilitas tersebut membuat T100 berpotensi digunakan untuk beberapa tahapan pekerjaan, bukan hanya satu jenis aplikasi. Petani atau penyedia jasa dapat menggunakannya untuk menyebarkan pupuk, benih tertentu, pakan, atau material granular lain yang kompatibel.

Distribusi Lebih Konsisten Melalui Kalibrasi

Agar hasil penyebaran merata, operator perlu menguji aliran material, kecepatan cakram, tinggi penerbangan, lebar jalur, dan kecepatan gerak. Pengaturan yang tepat membantu mencegah area menerima terlalu banyak atau terlalu sedikit material.

Pendekatan tersebut berhubungan langsung dengan pertanian berkelanjutan. Ketika distribusi lebih konsisten, penggunaan pupuk dapat di kendalikan dengan lebih baik. Petani juga memiliki peluang lebih besar untuk menjaga biaya aplikasi dan mengurangi material yang terbuang di luar area sasaran.

Kemampuan Mengangkat Muatan hingga 100 Kilogram

Keunggulan lain DJI Agras T100 adalah dukungan untuk tugas pengangkatan. Modul standar memiliki kapasitas sampai 100 kilogram dengan kabel bawaan sepanjang 10 meter. DJI merekomendasikan panjang kabel sekitar 10 sampai 15 meter untuk sistem ini.

Fungsi tersebut memperluas kegunaan T100 di luar penyemprotan dan penyebaran. Dalam kondisi tertentu, drone dapat membantu mengirim perlengkapan, hasil pertanian, bibit, atau kebutuhan operasional ke area yang sulit di jangkau kendaraan darat.

DJI juga menyediakan sistem pengangkatan baterai ganda dengan kapasitas muatan hingga 80 kilogram. Konfigurasi ini mendukung dua baterai dan dilengkapi mekanisme pemutusan kabel untuk membantu drone keluar dari situasi darurat tertentu.

Mendukung Operasional di Medan Sulit

Lahan pertanian tidak selalu berada di dataran rata. Perkebunan di perbukitan, area berlumpur, jalan sempit, dan lokasi yang terpisah oleh saluran air sering menambah waktu distribusi.

Kemampuan mengangkat muatan dapat membantu memperpendek jalur logistik pada situasi yang sesuai. Namun, pengguna tetap perlu melakukan penilaian risiko karena perubahan angin, gerakan muatan, panjang kabel, titik pelepasan, dan kondisi medan dapat memengaruhi kestabilan.

Pengoperasian fitur ini membutuhkan operator terlatih, area yang telah di amankan, komunikasi tim yang jelas, serta kepatuhan terhadap peraturan penerbangan drone di wilayah setempat.

Safety System 3.0 Membantu Membaca Lingkungan

Membawa cairan, material granular, atau muatan berat memerlukan sistem keselamatan yang kuat. DJI membekali Agras T100 dengan kombinasi LiDAR, radar gelombang milimeter, kamera FPV, dan sistem visual multi-arah.

Pada spesifikasi resminya, Safety System 3.0 memiliki jangkauan pengukuran hingga 60 meter dalam kondisi yang sesuai. Sistem ini di rancang untuk mendeteksi lingkungan sekitar, membantu menghindari penghalang, dan mendukung penerbangan yang lebih aman.

DJI mencantumkan kecepatan efektif penghindaran rintangan hingga 13,8 meter per detik, tinggi rintangan efektif minimal 1,5 meter, dan jarak aman sekitar 2,5 meter setelah drone melakukan pengereman dan berada dalam posisi melayang stabil. Hasil aktual dapat berubah berdasarkan pencahayaan, bentuk objek, cuaca, permukaan medan, dan kondisi sensor.

LiDAR, Radar, dan Sistem Penta-Vision

Setiap teknologi sensor memiliki fungsi yang saling melengkapi. LiDAR membantu membaca jarak dan bentuk lingkungan menggunakan pantulan laser. Radar gelombang milimeter dapat mendukung pendeteksian objek dalam berbagai kondisi. Sementara itu, sistem visual memberi informasi tambahan mengenai ruang di sekitar drone.

DJI menyatakan bahwa kombinasi LiDAR, radar gelombang milimeter, dan Penta-Vision System menjadi bagian dari sistem keselamatan unggulan T100. Teknologi tersebut juga mendukung pemilihan rute dan pengalaman operasional yang lebih cerdas.

Sensor Tetap Membutuhkan Pengawasan Operator

Sistem keselamatan tidak boleh di perlakukan sebagai pengganti perhatian manusia. Kabel tipis, ranting kecil, jaring, objek transparan, permukaan reflektif, kabut, hujan, atau pencahayaan buruk dapat menurunkan kemampuan deteksi.

Sebelum bekerja, operator tetap perlu melakukan survei lokasi, menandai rintangan, menentukan batas area, memeriksa jalur listrik, dan menyiapkan prosedur penghentian darurat. Teknologi terbaik akan memberikan hasil lebih maksimal ketika di gunakan bersama prosedur kerja yang disiplin.

Kecepatan Operasional hingga 20 Meter per Detik

DJI mencantumkan kecepatan operasi maksimum hingga 20 meter per detik untuk Agras T100. Batas aktual dapat berbeda berdasarkan peraturan di setiap pasar. Sebagai contoh, DJI menyebut kecepatan maksimum di Uni Eropa di batasi hingga 13,8 meter per detik.

Kecepatan tinggi membantu drone berpindah jalur dan menyelesaikan area lebih cepat. Akan tetapi, operator tidak harus selalu menggunakan kecepatan maksimum. Tanaman rapat, medan berkontur, jalur sempit, atau kebutuhan volume tinggi mungkin memerlukan penerbangan yang lebih lambat.

Keputusan terbaik adalah menggunakan kecepatan yang tetap mampu mempertahankan dosis, ketepatan jalur, kestabilan, dan keamanan.

Presisi RTK untuk Menjaga Jalur Penerbangan

Ketika RTK diaktifkan dan sinyal GNSS kuat, DJI Agras T100 memiliki rentang akurasi melayang sekitar ±10 sentimeter secara horizontal dan vertikal. Tanpa RTK, angka resminya menjadi sekitar ±0,6 meter secara horizontal dan ±0,3 meter secara vertikal.

Presisi posisi sangat penting dalam pekerjaan pertanian. Jalur yang konsisten dapat membantu mengurangi bagian yang terlewat maupun area yang menerima aplikasi berulang.

Mencegah Tumpang Tindih Aplikasi

Pada metode manual, operator dapat kesulitan menjaga jarak antarjalur secara konsisten, terutama di lahan luas. Kesalahan kecil yang terjadi berulang kali dapat meningkatkan penggunaan cairan atau pupuk.

Dengan rute terencana dan dukungan posisi presisi, T100 dapat mengikuti pola penerbangan yang lebih sistematis. Operator kemudian dapat mengevaluasi hasil pekerjaan melalui data misi, bukan hanya mengandalkan perkiraan visual.

Data Menjadi Dasar Pengambilan Keputusan

Transformasi menuju pertanian berkelanjutan membutuhkan data yang dapat di gunakan untuk menilai pekerjaan. Catatan luas area, dosis, durasi operasi, dan rute penerbangan membantu pengelola lahan membandingkan hasil dari satu musim ke musim berikutnya.

Data tersebut juga dapat digunakan untuk menyusun jadwal, menghitung kebutuhan material, memperkirakan biaya, dan mengevaluasi bagian lahan yang memerlukan perhatian tambahan.

Baterai dan Pengisian Cepat untuk Menekan Waktu Henti

DJI Agras T100 menggunakan DB2160 Intelligent Flight Battery berkapasitas 41.000 mAh dengan tegangan nominal 52 volt. Bobot baterainya sekitar 14,7 kilogram.

Dengan generator inverter multifungsi D14000iE, pengisian baterai dari 30 persen hingga 95 persen membutuhkan sekitar 8 sampai 9 menit dalam kondisi pengujian resmi. Sistem ini di buat untuk menjaga siklus kerja agar pengisian baterai tidak menjadi hambatan terlalu lama.

Siklus Kerja Harus Dirancang sebagai Satu Sistem

Produktivitas drone tidak hanya di tentukan oleh durasi terbang. Kecepatan pengisian tangki, pergantian baterai, pencampuran material, pengangkutan air, pembersihan komponen, dan koordinasi kru juga memengaruhi hasil harian.

Karena itu, penggunaan T100 sebaiknya didukung area pengisian yang aman, sumber air yang cukup, sistem pencampuran terukur, baterai cadangan, perangkat pengisian yang sesuai, dan prosedur perawatan rutin.

Remote Controller dengan Layar Terang

Pengendali jarak jauh DJI Agras T100 menggunakan layar sentuh LCD 7 inci dengan resolusi 1.920 × 1.200 piksel. Tingkat kecerahannya mencapai 1.400 candela per square metre, sehingga dirancang agar tetap mudah dibaca saat digunakan di luar ruangan.

Baterai internal pengendali dapat digunakan sekitar 3,8 jam, sedangkan baterai eksternalnya memiliki waktu operasi sekitar 3,2 jam. Waktu penggunaan nyata dapat berbeda berdasarkan kecerahan layar, suhu, koneksi, dan pola operasional.

Antarmuka pengendali menjadi pusat pengaturan misi. Operator dapat memantau jalur, kondisi drone, muatan, peringatan sistem, serta parameter aplikasi. Informasi yang lengkap membantu pengambilan keputusan dilakukan lebih cepat di lapangan.

Dampak DJI Agras T100 terhadap Produktivitas Pertanian

DJI menyatakan bahwa efisiensi operasional T100 meningkat hingga dua kali dibandingkan pendahulunya dalam pekerjaan penyemprotan bervolume tinggi. Sistem penyebarannya juga mengalami peningkatan kapasitas muatan dan laju aliran.

Peningkatan tersebut berpotensi memberikan beberapa manfaat nyata. Lahan dapat diselesaikan lebih cepat, jumlah penerbangan dapat dikurangi, kru dapat mengatur pekerjaan secara lebih efisien, dan aplikasi dapat dilakukan dalam jendela waktu yang lebih tepat.

Hal ini penting karena pekerjaan pertanian sering bergantung pada cuaca. Ketika hujan, angin, atau suhu berubah, petani mungkin hanya memiliki waktu terbatas untuk menyelesaikan penyemprotan atau pemupukan.

Mengurangi Ketergantungan pada Pekerjaan Manual Berat

Penyemprotan manual pada area luas membutuhkan tenaga fisik, waktu, dan paparan langsung yang lebih tinggi terhadap lingkungan kerja. Drone dapat mengambil alih sebagian tugas tersebut dengan menjaga operator berada pada jarak yang lebih aman dari area aplikasi.

Meski demikian, prosedur penanganan bahan tetap wajib diterapkan. Operator perlu menggunakan perlindungan yang sesuai, memahami petunjuk bahan, menghindari kontaminasi, dan membersihkan sistem berdasarkan prosedur yang dianjurkan.

Bagaimana T100 Mendukung Pertanian Berkelanjutan?

Kontribusi DJI Agras T100 terhadap keberlanjutan paling terlihat melalui peningkatan presisi dan kontrol operasional. Drone ini memberi pengguna kemampuan untuk mengatur bagaimana, kapan, dan di mana bahan pertanian diaplikasikan.

Beberapa manfaat potensialnya mencakup pengurangan tumpang tindih jalur, pemakaian air yang lebih terkendali, penyebaran pupuk yang lebih konsisten, pencatatan pekerjaan, dan pengurangan penggunaan kendaraan darat pada area tertentu.

Efisiensi Air dan Material Pertanian

Tangki besar tidak selalu berarti penggunaan cairan menjadi lebih boros. Jumlah yang digunakan tetap ditentukan oleh dosis, debit, lebar jalur, dan luas lahan. Justru melalui pengaturan yang tepat, kapasitas besar dapat membantu operator menyelesaikan pekerjaan tanpa terlalu sering berhenti.

Presisi menjadi kunci. Bahan yang ditempatkan sesuai kebutuhan tanaman berpotensi memberikan nilai lebih tinggi dibandingkan aplikasi yang tidak merata.

Mengurangi Aktivitas Kendaraan di Dalam Lahan

Penggunaan drone dapat mengurangi kebutuhan kendaraan berat memasuki bagian tertentu dari lahan. Hal ini berpotensi membantu menekan pemadatan tanah dan kerusakan tanaman akibat roda, terutama ketika kondisi lahan basah.

Namun, drone tetap membutuhkan kendaraan pendukung untuk membawa baterai, air, material, generator, dan peralatan. Oleh karena itu, manfaatnya perlu dilihat sebagai pengurangan perjalanan di dalam area tanaman, bukan penghapusan seluruh kebutuhan transportasi.

Keberlanjutan Tetap Ditentukan oleh Cara Penggunaan

Teknologi hanya menjadi alat. Hasil akhirnya ditentukan oleh strategi agronomi, kualitas data, pelatihan operator, dosis yang benar, jadwal aplikasi, dan pemeliharaan perangkat.

Drone yang di operasikan tanpa kalibrasi dapat menghasilkan distribusi yang kurang merata. Sebaliknya, sistem yang di persiapkan secara matang dapat membantu pertanian menjadi lebih terukur, produktif, dan bertanggung jawab.

Siapa yang Cocok Menggunakan DJI Agras T100?

Agras T100 paling relevan untuk perkebunan besar, perusahaan agribisnis, koperasi, kontraktor pertanian, dan penyedia jasa drone yang menangani volume pekerjaan tinggi. Kapasitasnya mungkin terlalu besar untuk sebagian lahan kecil yang lebih cocok menggunakan drone pertanian ringkas.

Calon pengguna juga perlu mempertimbangkan biaya kepemilikan secara menyeluruh. Perhitungan tidak berhenti pada harga unit, tetapi mencakup baterai, sistem pengisian, generator, kendaraan angkut, pelatihan, perawatan, suku cadang, kru, dan kepatuhan regulasi.

DJI menyatakan bahwa ketersediaan produk bergantung pada negara atau wilayah. Harga dan paket penjualan perlu di konfirmasi melalui dealer resmi DJI Agriculture setempat.

Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Mengoperasikan T100

Sebelum menggunakan DJI Agras T100, pengelola perlu menyiapkan operator terlatih, survei area, rencana penerbangan, zona pengisian, prosedur pencampuran, sistem komunikasi kru, dan pemeriksaan cuaca.

Kondisi angin juga harus di perhatikan. DJI mencantumkan ketahanan angin maksimum kurang dari 6 meter per detik, sedangkan suhu operasi perangkat berada pada rentang 0 sampai 40 derajat Celsius.

Operator wajib memeriksa baling-baling, lengan, kabel, pompa, selang, nozzle, sensor, baterai, tangki, serta mekanisme pengunci sebelum penerbangan. Pemeriksaan sederhana yang di lakukan secara konsisten dapat mencegah gangguan berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Kesimpulan

DJI Agras T100 membawa kapasitas dan fleksibilitas yang sulit di abaikan dalam perkembangan pertanian presisi. Tangki semprot 100 liter, tangki penyebaran 150 liter, kemampuan angkat 100 kilogram, debit penyemprotan hingga 40 liter per menit, laju penyebaran hingga 400 kilogram per menit, serta dukungan LiDAR dan sistem visual menjadikannya platform untuk pekerjaan pertanian berskala besar.

Keunggulan sebenarnya bukan hanya terletak pada ukuran. Nilai T100 muncul ketika kapasitas tersebut di padukan dengan perencanaan rute, kalibrasi, data operasional, prosedur keselamatan, dan strategi agronomi yang tepat. Melalui penggunaan yang disiplin, drone ini dapat membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mengelola sumber daya secara lebih terukur. Pada akhirnya, DJI Agras T100 Menawarkan Teknologi Cerdas untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan dengan menjadikan pekerjaan berat lebih cepat, presisi, aman, dan efisien.

Baca juga : DJI Lito Series Tawarkan Pengalaman Menerbangkan Drone yang Mudah bagi Pemula

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Vivo X200 FE: Flagship Ringkas dengan Kamera ZEISS dan Baterai 6.500 mAh
Next post Vivo Y200e 5G